Skip to Content
Loading...
Humas Smada Berkelas
Humas Smada Berkelas
Online
Assalamualaikum/Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?

Sejarah SMAN 2 Pamekasan



Sejarah Berdirinya SMAN 2 Pamekasan

"SMADA BERKELAS, Jelas TERATAS"

SMA Negeri 2 Pamekasan merupakan lembaga pendidikan menengah negeri di Jalan Jokotole No. 234, Barurambat Timur, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Sejarah kelembagaannya berawal dari Sekolah Menengah Pembangunan Persiapan (SMPP) pada 18 Desember 1973, dengan nomor SK DA/30/SK/Mdr/Peng/73 dan nomor izin operasional 0236/0/1973, kemudian berkembang menjadi SMAN 2 Pamekasan setelah pemisahan SMPP pada 1985. 

Perjalanan sejarah

1973 — Berdirinya SMPP

Pada 18 Desember 1973, lembaga pendidikan ini berdiri berdasarkan SK Nomor 0236/0/1973 dengan nama Sekolah Menengah Pembangunan Persiapan (SMPP). Kepala sekolah pertamanya adalah Achmad Rohadi, BA. SMPP merupakan bentuk pendidikan menengah yang tidak hanya menekankan penguasaan pelajaran umum, tetapi juga mempersiapkan peserta didik dengan keterampilan praktis. Hal ini tercermin dalam riwayat sekolah yang menyebut adanya pembelajaran IPA dan IPS, disertai keterampilan tata boga, tata busana, dan teknik elektro

1971 - 1980 - The Patrician Society


1985 — Lahirnya SMAN 2 Pamekasan

Tahun 1985 merupakan tonggak paling penting dalam pembentukan identitas SMAN 2 Pamekasan. Menurut riwayat resmi sekolah, SMPP kemudian dipecah menjadi dua sekolah yang berdiri sendiri, yakni SMA Negeri 1 Pamekasan dan SMA Negeri 2 Pamekasan. Syaiful Bahri, BA. tercatat sebagai kepala sekolah pertama SMAN 2 setelah pemisahan. SK pendiriannya bernomor 0353/0/1985, tanggal 19 Agustus 1985.

Terdapat dua tanggal yang perlu dibedakan ketika menjelaskan sejarah sekolah:

Tanggal

Makna historis

18 Desember 1973              

Tanggal pendirian dan operasional yang tercatat dalam data pendidikan pemerintah untuk lembaga yang berakar dari SMPP.


19 Agustus 1985


Tanggal SK pendirian yang disebut dalam riwayat sekolah ketika SMAN 2 berdiri sendiri setelah pemisahan SMPP.


Karena itu, tahun 1973 merupakan tahun akar sejarah lembaga, sedangkan tahun 1985 merupakan tahun pembentukan SMAN 2 Pamekasan sebagai sekolah yang berdiri sendiri. Pembedaan ini penting untuk penulisan profil resmi, buku sejarah sekolah, dan dokumentasi hari jadi.


Periode perkembangan — Penguatan pendidikan

Sekolah melanjutkan pendidikan menengah, mengembangkan kegiatan akademik dan ekstrakurikuler, serta membangun kontribusi alumni di berbagai bidang. 

Setelah menjadi SMAN 2 Pamekasan, identitas sekolah berkembang dalam kerangka pendidikan menengah atas. Data pemerintah mencatat sekolah ini sebagai SMA Negeri dengan NPSN 20527236.


Perkembangan tersebut dapat dibaca melalui tiga aspek:

Biaya Lebih Terjangkau, Unej Jadi Target Utama - Radar Jember

1. Penguatan pendidikan akademik

Pembelajaran berkembang dalam kerangka pendidikan SMA, dengan mata pelajaran yang mendukung penguasaan pengetahuan, kemampuan berpikir kritis, dan persiapan pendidikan lanjutan.

2. Pengembangan keterampilan dan karakter

Pendidikan di sekolah tidak hanya berlangsung melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui kegiatan organisasi, ekstrakurikuler, kedisiplinan, dan kerja sama.

3. Prestasi dan pengembangan potensi

Situs resmi sekolah menampilkan program akademik, ekstrakurikuler, dan capaian siswa sebagai bagian dari pengembangan kualitas pendidikan.

Ketiga aspek ini merupakan gambaran perkembangan pendidikan sekolah. Namun, untuk menyusun kronologi yang benar-benar lengkap, diperlukan dokumen tahunan yang menunjukkan kapan masing-masing program mulai dijalankan.

2022–2026 — Penguatan mutu dan identitas

Sekolah akreditasi A berdasarkan SK Nomor 1857/BAN-SM/SK/2022. Identitas yang digunakan saat ini adalah “SMADA BERKELAS, Jelas TERATAS”. 

Dalam identitas sekolah saat ini, SMAN 2 Pamekasan menggunakan slogan “SMADA BERKELAS, Jelas TERATAS.” Situs resmi sekolah juga menguraikan nilai-nilai BERKELAS sebagai berikut.

B ===> Bersih

Membangun lingkungan dan perilaku yang bersih.

E ===> Etika

Mengutamakan kesantunan dan perilaku yang baik.

R ===> Religius

Menumbuhkan keimanan dan ketakwaan.

K ===> Kreatif & Kritis

Mengembangkan kreativitas, penalaran, dan kemampuan memecahkan masalah.

E ===> Eksklusif

Istilah yang tercantum dalam penjabaran akronim resmi sekolah.

L ===> Literatif

Mendorong budaya membaca, menulis, dan literasi.

A ===> Adaptif

Mampu menyesuaikan diri terhadap perkembangan zaman.

S ===> Sportif

Menjunjung kejujuran, fair play, dan tanggung jawab.

Sekolah juga menjelaskan simbol BERKELAS berupa gestur jempol dan telunjuk yang membentuk huruf V. Simbol tersebut dikaitkan dengan angka dua, kemenangan, keberhasilan, hubungan dengan Tuhan, serta hubungan sosial antarmanusia.

Dalam perspektif sejarah kelembagaan, identitas BERKELAS dapat dipahami sebagai upaya menerjemahkan perjalanan panjang sekolah ke dalam budaya organisasi yang lebih mudah dikenali oleh siswa, guru, alumni, dan masyarakat.

Berbagi

Posting Komentar

Konfirmasi Penutupan

Apakah anda yakin ingin menutup pemutaran video ini?